Jasad di Kala Senja
Mega kemerahan,
menembus kedamaian dalam lubuk hati.
Daun berguguran,
menemani setiap langkah kaki.
Hembusan angin,
mengingatkan kenangan yang tercipta.
Tidak mungkin!
Nadi yang tak lagi berdenyut,
pandangan yang kini tertutup,
peristiwa alami yang terhenti,
tergambar dalam bola matanya.
Gadis yang malang,
"Dapatkah kau mendengar melodi yang sesungguhnya?"
bisik seorang pemuda dalam bayang-bayang kegelisahan.
Terimakasih banyak😊
BalasHapusPrivate identitas 😊
BalasHapus